Thursday, July 24, 2008

You can run...for now

أَيَحْسَبُ ٱلْإِنسنُ أَن يُتْرَكَ سُدًى

Does man think that he is to be left to wander without an aim?
[Al Qiyaamah: 37]

In the name of Allah, The Most Gracious, The Most Merciful. If you think you can get away with the little things in this world than you better think again. The above verse is an indication that we are in fact attached to Allah no matter where we are. You may think that taking sheets of A4 papers from your office or maybe making a phone call to your husband to say “I love you” seemed sweet but little did most of us know that what we are doing is sinful.

You may argue by saying, “I only want to maintain a healthy marriage with my spouse”. Well, when there’s a will there will always be a way. Why can’t you use your own mobile phone? Are you trying to keep your expense low? Do you really think saying “I miss you” to your spouse at the expense of the company or the government is right? It is more blessful if you use your own money to make your spouse happy than someone else’s. A survey was taken on whether or not it is wrong to use the company’s printer to print out personal stuff. Almost 100% said it’s ok to use the printer to print out personal documents. A person commented although not asked, “As an employee of this company, I have the right to print out stuff coz I can”. Another person said, “It’s free what, besides…everybody is doing it, why can’t I?” If you are one of those people who think that it’s ok to spend a ticket to Mecca at the company’s expense then you better take a read at this simple analogy.

You are a proud owner of a manufacturing company. You produce high quality flip flops and export it all over the world, even to the North Pole. You have 100 over people working for you and each worker is responsible for her/his section. Now, as a man who strives to keep costs at its minimal, you later found out there was a huge increase in office stationary from $100 last year up to $2000 this year. Upset, you asked the accountant to explain this increase. The accountant said, “Umm…we bought a LOT of color cartridges this year coz somehow its always running low especially during the month of Ramadhan”.

So, you would take the appropriate action by interrogating your workers and force to find out who the culprit/culprits is/are. It could be just one or a group of them and it could be all of the workers. The point is you wouldn’t just say, “Oh well, let bygones be bygones, let’s just hope this wont happen again *smile*” to you accountant. In fact, you will sure that the person is held accountable for his/her action and make sure that his expelled from the company wish list and make sure that his name is entered in the “wall-of-liars”.

When that BIG Day arrives, all souls will return to their body and the old and young will be gathered. All will be shocked and in awe. When the stars fall from the sky and when the sky breaks apart and when the mountains crumbles from its core. Non-believers will have mournful faces and the believers will have faces that glitter like gold. The generation from Prophet Adam up until the generation of Prophet Muhammad will be gathered as one. They will be made known what they have done and what they have not.

Ps: this note is NOT just about printing personal stuff at the office but it applies to E V E R Y T H I N G

Allah knows ALL there is to know.



Read On......

Wednesday, July 23, 2008

virus virus hati 1

disease: waswasa (whisperings of shaitan) : example, when its fajar prayer time and syaitan whispers in your ear "just 5 more minutes..."

cure: “And if an evil whisper comes to you from Shaytaan (Satan), then seek refuge with Allaah”

[al-A’raaf 7:200 – interpretation of the meaning]

Read On......

setengah biji kurma


HalfDate is inspired by the teaching of the Prophet Muhammad (peace and prayer be upon him) where he called us to be part of the solution even if our contribution is as small as half a date, or a pleasant word.
اتقوا النار ولو بشق تمرة
“Save yourself from the (Hell) Fire even with half a date (to be given in charity). And if you do not find a half date, then with a good pleasant word.” - Collected by Al-Bukhari

www.halfdate.com

see what it's about.

Read On......

Saturday, July 19, 2008

Mencela Masa

Anak Adam mengganggu Aku, mencaci-maki jaman (masa), dan Akulah jaman. Aku yang menggilirkan malam dan siang. (HR. Bukhari dan Muslim)

Mungkin ada di antara kita yang pernah mengeluh tentang masa. Kita selalu merasa bahawa masa yang ada pada hari itu terlalu sedikit dan tidak cukup untuk menyiapkan kerja2 yang sepatutnya disiapkan. Ini bukan sahaja berlaku kepada orang2 yang sudah bekerja bahkan lebih teruk lagi bagi orang yang masih menuntut. Mereka ini akan mengutuk masa dengan berbagai cara terutama sekali apabila menjelang waktu peperiksaan ataupun untuk menyiapkan tugasan sekolah.

Mereka yang berada di Indonesia akan mengucapkan "Masa!" (seperti bunyi masak dengan diberikan lebih penekanan kepada huruf yang terakhir). Di Brunei pula mereka akan melafazkan "sikit masa ani eh!" dan orang malaysia pula akan mengatakan "terhegeh hegeh, aku tak ada MASA nak layan enkorang". Walaupun apapun bahasa yang digunakan untuk mencela masa, adalah sebaiknya kita berhenti sekarang kerana kita tahu mahu tergolong kepada orang2 seperti di atas. Kita hendaklah berusaha dengan sedaya upaya untuk bekerja lebih daripada masa yang diperuntukkan kepada kita.

Gambarkan, setiap hari kita diberikan oleh Allah 24 jam, jadi, sesiapa yang mampu untuk melakukan perkara2 yang sepatutnya memerlukan 48 jam, maka, orang tersebut sudah tahu untuk memanfa'atkan masanya. Tapi sangat rugilah mereka yang diberikan kerja yang sepatutnya diselesaikan dalam masa 24 jam tapi mengambil masa 48. Pernah diceritakan bahawa Imam Ghazali pernah menulis beberapa buah buku dalam satu malam dan buku yang ditulisnya mempunyai ketebalan lebih kurang 2 inci.

Kita pula bagaimana? Adakah kita mampu untuk menyiapkan satu buah buku ataupun satu artikel dalam satu malam ataupun dalam satu minggu? Mampukah kita menepati dateline yang diberikan? Adakah kita merasa waktu solat itu memakan masa yang lama sehinggakan terpaksa melakukannya bergegas-gegas?

Sebenarnya, kebanyakan daripada kita selalu membuang masa. Yang muda suka lepak2 dan bercerita tentang benda2 yang tidak memberikan mereka wang, harta ataupun nama. Apabila berada ditempat-tempat lepak, mereka suka memerhatikan manusia yang melintas di hadapan mereka sehingga fikiran mereka melamun jauh. Mereka menghadapkan wajah hati mereka kepada drama jepun, korea, indonesia sehingga larut malam dan mereka suka chatting dengan kawan2 mereka tentang benda2 yang tidak kekal dan bergossip sehingga ayam pun naik angin.

Perhatikan kawan2 kita yang suka membuang masa, kita juga akan menjadi orang yang suka membuang masa. Kita tidak mungkin berjumpa seekor gajah yang lepak bersama-sama dengan sekumpulan monyet2. Kita tidak mungkin TERjumpa sekumpulan skinhead bercampur dengan seorang yang memakai jubah putih. Jadi, jika kita bergaul dengan orang yang suka bergossip, jika kita tidak kuat, kita akhirnya akan menjadi macam mereka juga.

KIta hendaklah mencari kawan2 yang TIDAK suka membuang masa, yang suka kepada benda2 yang berkebajikan dan tidak suka kepada kemungkaran. Kerana apa? Kerana dengan bergaul dengan mereka, kita akan menjadi orang yang lebih bersemangat dalam apa jua, baik dalam riadah (bersukan), bekerja, tekun, berdisiplin dan lebih2 lagi pandai mencari pelbagai cara untuk memenuhi masa yang terluang. Jadi, carilah orang yang yang makan/bekerja/belajar untuk hidup dan bukan meraka yang hidup untuk makan/bekerja/belajar.

Hanya kepada Allah kita serahkan urusan dan hanya kepadaNya kita bertawakkal.

Barakallah.

Read On......

Sunday, July 13, 2008

Slide



Bring back memories doesn't it?

Read On......

The Best Trade





"Sesungguhnya Allah Subhanahu Wata'ala telah
membeli diri orang-orang Mu'min, jiwa-jiwa mereka dan harta
kekayaan mereka
dengan menyediakan bagi mereka Al Jannah
(syurga). Mereka berperang di jalan Allah, mereka membunuh
(musuh-musuh Allah) dan mereka dibunuh (oleh musuh- musuh
Allah). (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam
Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati
janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual
beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang
besar." (Surah Al-Taubah: ayat 111)



Here’s a trade situation which you will never find on earth…imagine that today, you are given a spanking brand new car by the car dealer FOR FREE, then the car sales agent says to you, “hey, what if I BUY the car from you?” You think for a while…Hmmm I got the car for FREE…if I sell it to him; I’ll get 50K easy!!

Well, that’s a simple analogy of the above ayat: Allah has GIVEN FOR FREE our life, our bodies, our healthy minds, our families, our degrees, our salaries and then BUYS it from us with the PRICE of JANNAH.

How is this possible?

When we think of the clothes we wear, the intelligence we have, the mouth we use to speak, we tend to think of these things and many more as OURS. It belongs to ME, MY car belongs to ME, MY wife belongs to ME, mine mine mine! Alllll mine!


We forget that these blessings all belong to Allah, and Allah LENDS it to us as an amanah. To see if we would take care of the amanah and use it as He wishes OR if we would use these blessings according to our own desires and whims.

When I say Allah has ‘given’ things to us, the thing does not become ours. Eh?? How come? Because Allah is the Owner of the Universe and all that is inside it. So we cannot at the same time own what Allah has owned. Allah has simply lent us those things as an amanah. Allah has given us the choice to 1) follow His guidelines in handling it or, 2) not follow His guidelines.

And to follow His guidelines mean we must give up our own wants and desires in handling this precious amanah.

The WILLINGNESS to give up our desires is what constitutes the ‘jual beli’. We trade in our desires to submit to Allah and follow His commands. We don’t treat the things we have as ours, instead we treat it as Allah’s belongings therefore we must take care of it, use it, or not use it, just as He wishes.

Say your parents asks you to take care of the house for the week while they go away on a trip. Guess what they'll say to you? Make sure the mail doesnt collect on the front porch! no parties! make sure the door is locked! make sure the stove is turned off! Make sure your siblings eat! make sure they dont fight! be home by 9! be prepared for emergencies! If there's anything, call your aunt, your uncle, the next door neighbor, the police, the ambulance, and make sure we know too! or something like that...

So similarly, Allah has clearly stated how you should use your money, spend your time, behave towards other people etc. You just don’t do whatever you want because it’s NOT yours to begin with.

This is the character of the mu’minun – he or she will voluntarily shape his/her life according to Allah’s wishes. And in return then Allah will grant Jannah. A bounty that is unmatched and beyond earthly imagination…

Then you think: “Well! What if I only want to enter this trade half of the time? Or what if I don’t want to be part of the trade at all??”

Then that means you are not part of the trade agreement and has chosen a path opposite of islam which means you’ve broken the deal with Allah and that means khianati amanah and hence that means not submitting to Allah’s will. And since islam means submit then not submitting means not islam = i.e. golongan kafir.

Scary isn’t it?

Wallahu’alam

Points from Abul A’la Al- Maududi’s book ‘Cara Hidup Islam’





Read On......

Saturday, July 12, 2008

Keadaan Sekarang

Manusia berada di dalam keadaan yang tidak menentu. Mereka hanyut dan sibuk meneliti barang-barang ciptaan manusia yang baru. Mereka bangga dengan apa yang mereka ada dan tangan mereka sangat berat untuk membantu. Mereka sangat cinta kepada dunia dan mereka suka kepada kehidupan yang tiada batas, tiada pegangan dan mereka lebih rela dibentuk oleh manusia yang tidak percaya kepada yang satu.

Hari demi hari, keadaan sekeliling nampak seperti sudah hilang kawalan. Harta hanya dibahagi-bahagikan kepada golongan yang berharta dan golongan miskin pula diberikan layanan yang tidak sepatutnya. Yang miskin disergah dan dibalingkan dengan bermacam-macam perkataan yang menyakitkan. Mereka hanya mampu memalingkan wajah mereka yang dipenuhi dengan debu dan menangis tanpa suara. Pezina tidak pula kurangnya, lelaki dan wanita bercampur dalam pesta yang berlatar belakangkan lagu dangdut yang membuatkan keadaan lebih rancak. Arak disediakan dengan percuma oleh pengajur pesta dan wanita yang di bawah umur di arak dengan karpet berwarna merah. Kondom yang belum dibuka sudah disediakan dimana-mana.

Harta riba sudah menjadi sesuatu yang biasa. Orang yang berhutang $1.00 terpaksa membayar balik $50.00. Manusia tidak peduli samaada harta/makanan yang mereka terima/makan adalah halal, mereka tidak kira samaada binatang ternak yang disembelih adalah orang islam atau bukan. Perut gemuk mereka penuh dengan makanan yang haram. Mereka tidak peduli kepada teguran tapi mereka peduli kepada wang sogokan. Mereka hidup untuk memenuhi perut yang menjadi punca keruntuhan diri mereka. Walhal, orang miskin, anak2 yatim, dan kurang berkemampuan hanya mampu mengilat bekas roti yang dihumban melalui jendela yang dimeterai dengan besi yang tajam.

Anak-anak muda yang miskin diolahkan seperti binatang. Kaki dan tangan mereka digari dan disuruh bekerja diwaktu matahari berada ditengah-tengah. Tenaga mereka dihabiskan untuk membuat hasil bumi dari pagi hingga petang. Mereka kuat tapi tapi tidak kuasa melawan kerana anak dan isteri mereka jadi tanggungan. Mereka berada di dalam keadaan yang mengusarkan dan seakan-akan berada di dalam penjara yang berjalan. Mereka tidak kenal apa itu kebebasan kerana dari sejak kecil lagi mereka sudah dididik untuk tunduk dan tidak bertanya soalan.

Manusia sangat malas untuk mengenali Tuhan. Mereka sudah selesa dengan keadaan sekarang dan mereka lebih suka duduk senang sambil melihat duit mereka mencurah datang. Mereka tidak sedar anak2 mereka sudah dirancun sebelum mereka matang. Fikiran dan hati mereka sudah pandai menggambarkan kehidupan dunia yang akan hilang. Mereka ingin menjadi orang yang terkenal dan ingin pula menjadi buah percakapan. Mereka bakal mengganti bagi yang akan hilang dan keadaan yang miskin dan lemah hanya menunggu saat Malaikat pencabut nyawa datang.

Dalam keadaan yang tidak menentu, ada beberapa insan yang sedar. Mereka tahu perkara2 yang berlaku dihadapan mata mereka adalah perkara mungkar dan ketidakadilan. Hati kecil mereka berbisik-bisik, “Apakah yang boleh aku lakukan…”. Mereka hanya mampu menahan rasa marah, dendam dan tidakpuasan hati mereka. Mereka menolong sedaya upaya mereka untuk memberi makanan kepada golongan yang miskin dan memberi pakaian mereka yang telanjang walaupun mereka sendiri hanya tinggal sehelai sepinggang.

Mereka bekorban untuk melihat orang2 yang tidak dikenalinya gembira dan senyum walaupun sesaat. Perumpamaan mereka yang sedar ini adalah seperti bintang-bintang yang jauh daripada pandangan tapi kukuh pada tempatnya. Jika dihampiri, mereka bagaikan cahaya yang terang, sehinggakan seseorang tidak mampu untuk melihat mata mereka secara langsung. Mereka menjadi payung bagi mereka yang ketakutan dan yang haknya sudah diperkosa.

Daripada beberapa bintang itu, ada satu bintang yang lebih terang daripada yang lainnya. Sinarnya seakan-akan bulan yang berjalan dan bumi seakan-akan tunduk, tanda hormat kepadanya. Yang baik dan yang jahat mengenalinya bukan kerana hartanya dan buka pula kerana kedudukannya tapi pada budi pekertinya yang luhur…

Read On......

Wednesday, July 9, 2008

Sembahyang Mencegah..

Semasa zaman pemerintahan Sayyidina Umar, ada seorang lelaki yang ingin sangat untuk melakukan hubungan seks dengan isteri orang lain. Setelah didesak, perempuan itu akhirnya bersetuju dan mengenakan syarat “Kamu hendaklah sembahyang 40 waktu berjemaah di belakang Amirul Mukminin Sayyidina Umar“.

Maka setujulah lelaki tersebut dan dia melakukan sembahyang seperti yang disyaratkan.

Setelah cukup 40 hari, perempuan itu menemui lelaki tersebut dan ” Aku tahu kamu sudah selesai 40 hari sembahyang, kalau begitu marilah kita….“

Lelaki tadi marah dan berkata “nak ke mana, kamu ini sudah gila agaknya“. (lelaki itu sudah benci kepada perkara mungkar)

Perempuan tadi menemui Sayyidina Umar dan menceritakan perkara tersebut, maka kata Sayyidina Umar seperti dalam ayat di atas:

Al-Ankabut [45] …..sesungguhnya sembahyang itu mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar

Read On......

Saturday, June 28, 2008

Hati2: Ajaran SESAT

Akhir2 ini, kita sering mendengar berita tentang ajaran sesat. Di majalah, kaca TV, internet dan bermacam-macam tempat. Mereka ini akan sentiasa mencari bebagai tipu helah untuk menipu orang yang tidak tahu kepada jalan yang songsang/tidak betui. Tapi tahukah kita apa sebenarnya ajaran sesat itu? Apakah pula tanda2nya? Siapa pula pelopornya?

Ajaran sesat ialah apa saja ikutan yang tidak mengikut kepada petunjuk Al Qur’an dan hadith. Tapi ada pula yang hanya mengikut Al Qur’an sahaja dan tidak mengikut hadis. Mereka inilah yang dipanggil sebagai orang anti-hadis. Bukan itu sahaja, bahkan, ada pula yang mengaku bahawa diri mereka adalah rasul sedangkan kita semua tahu tiada akan ada lagi nabi selepas Nabi Muhammad wafat.

Ajaran sesat ada dua jenis; yang bergerak secara sembunyi dan ada pula yang bergerak secara terbuka. Yang bergerak secara sembunyi adalah golongan jin kafir, syaitan yang sentiasa membisikkan kepada diri kita untuk menempuh jalan yang salah seperti membuka aurat, mengenakan pakaian yang ketat, mengenakan hijab yang menampakkan buah dada, megenakan seluar “jin” yang mengikut urutan kaki dan sebagainya. Gerakan ini sangat susah untuk dibenteras kerana jin kafir adalah mahkluk yang tidak dapat dilihat dengan mata. Oleh itu, peluang untuk menangkap mereka ini adalah sangat tipis sekali.

Golongan yang kedua ialah mereka yang bergerak secara terbuka. Mereka ini adalah daripada golongan dari manusia sendiri. Mereka ini selalunya akan bergerak dengan terang-terangkan. Mereka akan menghasut orang lain untuk tidak mengikut perintah Allah. Mereka akan meng”ia”kan sesuatu yang dilarang dalam agama islam seperti meminum arak, berjudi, menghampiri zina, bersalaman dengan orang yang halah nikah dan seterusnya. Mereka ini sangat bahaya kerana ajaran sesat jenis ini berlaku di hadapan mata kita tanpa kita sedari. Ianya juga berlaku di dalam rumah kita, pejabat di tempat kita bekerja, di tempat kita bersekolah, di tempat anak2 kita menimba ilmu.

Gologan ini selalunya mendapat sambutan yang “positif” di khalayak ramai kerana banyak manusia yang sudah termakan dengan ajaran yang mereka bawa ini. Lebih ramai pengikut mereka, lebih kuatlah dan lebih susahlah untuk kita melawan mereka ini. Pelopornya berasal daripada negeri2 yang bukan islam. Kebanyakan daripada pengikutnya adalah orang islam sendiri kerana memang pada asalnya objektif orang kafir adalah untuk memesongkan akidah orang islam.

Mereka ini akan dilalaikan oleh perlawanan bola sepak sehingga masuk waktu suboh. Mereka akan memastikan televisyen dipenuhi dengan cerita-cerita yang menciut hati terutama sekali semasa waktu solat maghrib. Barangkali ada di antara kita yang tergamak sembahyang di hadapan kaca tv sambil menonton cerita kesukaannya. Nampak2nya, titik noktah yang dibuat oleh iblis pada suatu ketika dulu sudah mencari garisan yang panjang. Iblis laknatullah sudah mempunyai ramai pengikut dan kebanyakan daripada mereka ini tidak sedar bahawa mereka sudah jatuh ke kancah yang hina.

Sebenarnya, ajaran sesat sudah berlaku sejak zaman nabi lagi. Sebelum wahyu yang pertama turun, keadaan di Makkah adalah dalam keadaan yang sangat nazak di mana, zina, judi, arak, berhala, pergaulan bebas, kerakusan, ketamakan, kezaliman, kemiskinan, pembunohan, kes rogol, pembuangan anak dan sebagainya berlaku di mana-mana. Orang miskin dibiarkan mati, diseksa, dibiarkan tanpa makanan. Anak2 mereka diperkosa dan harta yang dibahagi-bahagikan kepada golongan yang berada.

Jika kita bandingkan keadaan sekarang dan zaman jahilliyah makkah, sebenarnya, banyak persamaan yang dapat kita ambil. Buang anak, tanam anak, kahwin sesame jenis, makan riba, rumah “memuaskan nafsu” berada di mana mana. Nabi kesayangan kita turun semasa manusia sangat memerlukan seorang manusia yang dapat membetulkan apa yang salah, memulangkan hak kepada yang berhak dan terutama sekali menolong orang yang ditindas. Nabi kita bekerja selama 23 tahun untuk menjadi bumi Allah aman dan sentosa.

Nabi kita datang seperti lampu yang menyuluh kepada kegelapan. Banyak manusia yang pada awalnya benci kepadanya, memeluk agama islam. Mereka bangga menjadi pegikut ajaran yang hak, iaitu agama islam. Tapi sekarang, banyak pula yang bangga mengikut tabiat orang barat sepeti merokok, memakai seluar pendek, mengenakan anting2, tattoo dan banyak lagi. Mereka malu pula untuk menjadi orang islam dan mereka menentang habis-habisan ajaran yang di bawa oleh Nabi Muhammad!

Tapi sekarang, tugas siapakah yang akan menghapuskan ajaran sesat yang berlaku? Mungkin ada pihak2 yang tertentu sudah mengambil langkah yang sepatutnya untuk memantau ajaran2 sesat tapi adakah ianya cukup? Kita masih lagi dapat melihat terlalu banyak manusia yang menghampiri zina, yang menghina orang yang miskin, yang bangga dengan kekayaan, yang cinta kepada dunia.

Kemungkinan untuk kita menangkap dan membenteras mereka ini adalah sangat susah melainkan tentara Allah dari langit turun untuk membantu hamba2nya yang siang malam berharap kepada pertolonganNYA. Barakallah.

Semoga Tuhan melindungi kita dan keluarga kita daripada api neraka yang bahannya MANUSIA DAN BATU.

AJARAN YANG TIDAK SESAT HANYALAH JALAN YANG DIBAWA OLEH NABI MUHAMMAD!



Read On......

Thursday, June 26, 2008

Siapa Yang Percaya?

Hadis Abu Hurairah r.a katanya:

Rasulullah s.a.w bersabda: Ketika seorang lelaki memukul lembunya yang sedang membawa barang muatan, tiba-tiba lembu itu berpaling dan berkata: Sesungguhnya aku diciptakan bukan untuk ini, tetapi aku diciptakan untuk membajak. Semua orang terkejut dan tidak percaya bahawa lembu boleh berkata-kata. Rasulullah s.a.w berkata: Sesungguhnya aku, Abu Bakar dan Umar mempercayainya. Abu Hurairah berkata: Rasulullah s.a.w bersabda: Ketika seorang penggembala sedang mengawasi kambingnya, tiba-tiba seekor serigala menerkam ke arah kambingnya dan berjaya menangkap salah seekor dari kambingnya. Penggembala itu berusaha untuk menyelamatkan kambingnya itu tetapi tidak berjaya. Tiba-tiba serigala itu berpaling dan berkata kepadanya: Siapakah pada pagi ini yang dapat menghalang dari serangan seekor binatang buas? Sedangkan hari ini tiada penggembala selain dari aku. Semua orang terkejut dan tidak percaya. Rasulullah s.a.w bersabda: Sesungguhnya aku, Abu Bakar dan Umar mempercayainya.

Sejak dahulu lagi, banyak manusia yang tidak percaya kepada kekuasaan Allah. Mereka akan memberikan bermacam-macam andaian untuk menolak apa yang berlaku disekiling. Perbezaan zaman jahiliyah dahulu dan sekarang dahulu ialah, Nabi Muhammad s.a.w ADA untuk membetulkan apa yang salah dan yang bercanggah dengan ugama Islam. Tapi sekarang, siapa yang ada? Hanya manusia biasa yang selesa dengan keadaan masing2. Ingatlah, tidak akan ada lagi rasul selepas Rasulullah.

Manusia tidak akan percaya kepada Tuhan selagi mereka melihatNya. Perkara ini adalah sesuatu yang mustahil kerana Allah suci daripada sifat2 yang menyamakanNya dengan makhluknya. Orang kristian melihat Nabi Isa sebagai Tuhan sedangkan Nabi Isa sendiri adalah ciptaan Tuhan. Orang Yahudi pula mentuhankan Nabi Musa sedangkan nabi Musa juga seorang manusia yang diutus oleh Allah untuk mengesakan Allah Yang Tunggal. Kita perlu faham tanda2 Allah berkuasa terdapat dimana-mana, terutama sekali di badan kita.

Siapa yang mengerakkan mata kita untuk melihat skrin komputer? Siapa yang memberikan kita kemampuan untuk berfikir, membaca, mendengar, berjalan, memegang sesuatu barang? Pernahkah kita terfikir kenapa kadang2 barang yang kita pegang tidak semana-mana jatuh? Barangkali Allah ingin memperingatkan kita bahawa tiada ada kekuasaan selain daripada kekuasaanNya. Dengan hanya menyebut "jadilah, maka jadilah sesuatu". Allah berkuasa melenyapkan nikmat yang kita ada jika kita berlanjutan kufur dengan nikmatnya.

Orang yang kufur ialah mereka mereka yang tidak bersyukur kepada pemberian (nikmat) Allah. Perasaan tenang, fikiran yang tidak bercelaru, hati yang ihsan, semuanya adalah pemberian Allah. Tidak bersyukur disini bukan hanya bermaksud tidak melafazkan, akan tetapi, ianya berhubung rapat dengan perbuatan kita. Tidak melakukan apa yang disuruh oleh Allah adalah dikategorikan sebagai orang yang kufur. Orang yang hanya mengucapkan "syukur, syukur" tetapi tidak sembahyang, tidak puasa, bergaul bebas , tidak mengenakan hijab dan sebagainya adalah mereka yang tidak tahu bersyukur kepada Allah.

Hasil yang akan diterima oleh mereka yang kufur, jika mereka tidak bertaubat, ialah seksa api neraka yang pedih. Orang tidak akan percaya kepada seksa Allah selagi mereka sendiri melihat dengan mata kepada hati mereka. Di saat itu nanti, mereka yang seakan-akan melihat kembali maksiat2 yang mereka lakukan sehinggalah saat mereka dihumabn ke dalam api neraka. Mereka akan ingat membaca blog2 yang mengingatkan mereka untuk kembali kepada Allah terutama blog www.sembahyang.blogspot.com, kawan2 yang menegur mereka untuk solat, yang menegur mereka untuk berhenti menganiaya diri mereka seperti merokok dan memakan benda2 yang syubahat.

Satu perkara yang menghairankan ialah orang sentiasa menyebut tentang api neraka, seksa kubur, malaikat maut, padang masyhar, syurga dan sebagainya tetapi tidak timbul rasa keinsafaan di dalam hati mereka. Mereka tidak gerun dengan bala akan tetapi mereka rasa selamat (comfort zone) dengan apa yang mereka ada. Mereka tidak sedar bahawa dunia sudah menghampiri kesudahan. Langit2 akan berjatuhan, gunung2 akan bertaburan menjadi debu, manusia akan lari lintang pukang tanpa menghiraukan keluarga mereka. Manusia akan menyaksikan ribut yang lebih teruk daripada filem2 yang dibuat oleh hollywood. Mungkin pada saat itu terjadi, ada di antara kita yang mungkin sudah mati tetapi tidak mustahil kita semua akan menyaksikan kehancuran bumi yang ibaratnya tidak lebih daripada sayap sebelah seekor lalat.

Nabi sudah tiada dan yang tinggal hanyalah umatnya, iaitu kita. Tanamkanlah rasa kerinduan untuk kembali kepada Yang Menciptakan dan percayalah kita semua akan kembali kepada Yang Satu. Kembalilah kepadaNya dan segaralah bertaubat sebelum terlambat..


Read On......

Wednesday, June 18, 2008

Sumpah Iblis

Hai anak2 adam!
Aku adalah mahkluk yang dulunya paling taqwa diantara kamu,
Aku patuh kepada perintah Tuhan dan aku sanjung Dia tinggi menjulang,
Dan tidak pernahku merasa bosan tunduk kepadaNya,


Hai anak2 adam!
Aku tidak pernah mengenal maksiat,
Aku tidak pernah tahu apa erti sombong dan bangga diri,
Dan aku tidak pernah berkata tidak sebelum adam diciptakan,

Hai anak2 adam!
Selepas aku dihalau dari syurga di atas kesombonganku,
Aku berjanji kepada Allah, akanku jadikan kamu pengikutku,
Maka ber"sedia"lah untuk menghadapiku pada waktu pagi, petang & malam,

Hai anak2 adam!
Aku akan menghasut kamu dari kiri, kanan, hadapan & belakang,
Akan ku bisikan kata2 yang menghasut kepada kejahatan,
Akan ku PASTIKAN! kamu tersungkur jatuh dalam kemaksiatan,

Hai anak2 adam!
Akan ku bisikkan kepada kamu untuk melalaikan tanggungjawabmu,
Aku akan membuat maksiat baik kepadamu,
Aku akan mengheret kamu bersama-sama ku di hari kehancuran,

Hai anak2 adam!
Ketahuilah, aku adalah musuh yang nyata bagi kamu,
Aku akan sentiasa berada disisimu di mana jua kamu berada,
Terutama sekali apabila kamu jauh daripada Tuhan,

Hai anak2 adam!
Aku akan gunakan pelbagai cara untuk merosakkan kamu,
Aku ku gunakan perempuan sebagai alat untuk melalaikanmu,
Dan akan ku kacau kanak2 kecil sehingga kau terganggu semasa solatmu,

Hai anak2 adam!
Aku sangat hairan kepada kamu,
Kamu akui bahawa Allah adalah Tuhan,
Tapi kamu masih juga patuh kepada ku (iblis),

Hai anak2 adam!
Aku sudah hidup lebih lama daripada kamu,
Aku menyaksikan kehancuran kaum Aad dan kaum Nuh
Aku juga meyaksikan kefasikan dan kemunafikan orang2 dahulu,

Hai anak2 adam!
Ingatlah bahawa aku lebih bersemangat daripada kamu,
Aku tidak akan mengantuk dan tidak lalai dari menghasut kamu
Kerana seksaku ditangguhkan dan pasti akan berlaku,

Hai anak2 adam!
Kebanyakan kamu akan mengikut haluanku,
Dan mereka yang sedar akan keberadaanku akan selamat,
Mereka mengingat Tuhan dalam keadaan berdiri, duduk dan berbaring,

Hai anak2 adam!
Dunia sudah letih daripada melihat karenah2 kamu,
Dunia sudah tidak larat untuk menjadi saksi di atas maksiat kamu
Dan dunia sudah menghampiri saat-saat kehancuran,

Hai anak2 adam!
aku akan membuat kamu kamu bodoh dan malas,
aku akan membuat kamu futur dijalan Allah,
akan aku menjadi kamu menjadi orang kebanyakan,

Hai anak2 adam!
Akan ku tepati janjiku kepada Allah,
Akan ku penuhi neraka dengan manusia berkelakukan seperti aku,
Yang cinta dan patuh kepada pujuk rayuku..

Read On......

Sunday, June 15, 2008

Putaran Bodoh - Cara Keluar

Kebanyakan daripada kita tidak akan sedar bahawa kita sekarang berada di dalam putaran yang telah bertakhta dihati kita sejak kita lahir lagi. Hatta, ibu bapa kita, nenek kita, datok kita pun pernah perasan tentang putaran ini. Ini kerana mereka yang sudah lepas sudah "biasa" ataupun lumrah dengan keadaan mereka sehinggakan setiap gerak geri ataupun percakapan dan buah fikiran yang mereka utarakan adalah sama dengan orang2 dahulu (yg berada dalam putaran bodoh tersebut).

Bagaimana ini boleh terjadi? Hari berganti hari, minggu berganti bulan dan bulan berganti tahun, kita perhatikan sahaja putaran manusia yang sentiasa sama tapi tidak serupa dari segi kelakuan dan perbuatan. Sejak dari dahulu lagi, sejarah telah menyaksikan betapa ramai manusia yang demam bola, demam video game, demam AF, demam tangkap gambar sendiri dan sebagainya. Walaupun masa sudah berubah tapi adab secara perkembangan akal dan minda hanya tertumpu kepada sesuatu sahaja. Iaitu mencari kerja untuk memuaskan nafsu, sex, makan dan kebanggaan diri.

Cuba perhatikan betapa ramai manusia yang suka berbangga dengan harta benda yang mereka ada, kereta mewah yang mempunyai 500 kuasa kuda, tempat kediaman yang kukuh dan selamat. Lain lagi, harta benda seperti isteri2 yang cantik rupawan, anak2 yang cerdik dan pandai, dan sangat montel. Tidak pernah terlintas di hati kecil mereka untuk membuat perubahan. Perubahan kepada pembaikan alam yang diciptakan oleh Allah yang Maha Kuasa.

Banyak pula yang menentang Allah dan kufur akan nikmatNya. Mereka akan merasa diri mereka sudah diberkati di atas limpahan rezki yang mendatang, di atas duit yang banyak sehinggakan membuat kepala penting kerana tidak tahu di mana hendak letak duit yang banyak tersebut. Mereka tidak menyempurnakan janji yang pernah mereka buat sebelum mereka dilahirkan ke bumi. Banyak pula yang suka menunjuk-nunjuk akan kebolehan masing2 dengan berbagai cara, baik dari segi fisikal mahupun mental. Mereka menyanjung benda2 ciptaan manusia seperti robot, ipod dan sebagainya dan mereka lupa akal dan buah fikiran tersebut kepunyaan siapa.

Jadi, cara yang paling berkesan untuk KELUAR daripada putaran bodoh ialah dengan tidak menjadi orang yang bodoh. Mungkin kebanyakan daripada kita sudah merasa kita pandai dan tidak perlu kepada benda2 seperti ini. Ini adalah salah kerana, ilmu biologi, fisik, matematik, dan seterusnya tidak akan berguna selagi kita tidak mencantumkan ia dengan agama islam. Disebabkan oleh serangan fikiran yang dilakukan oleh orang yang bukan islam, kebanyakan daripada kita, sedar atau tidak, mempunyai fikiran yang sekular. Fikiran sekular ialah propaganda yang dicipta untuk memisahkan di antara islam dan kelakuan, antara islam dan ekonomi, antara islam dan budaya, antara islam dan pendidikan dan antara islam dan sistem perhubungan sesama manusia.

Serangan tersebut telah menyebabkan banyak orang yang menyangka bahawa islam itu adalah dari segi ibadah sahaja dan tidak kena mengena dengan perkara-perkara yang tersebut di atas. Salah satu contoh yang paling ketara sekali ialah, coba perhatikan apabila manusia bermain bola. Mereka tidak merasa mereka melakukan MAKSIAT apabila mereka mengenakan seluar pendek apabila bermain bola. Sebaliknya mereka yang merasa bangga dengan bulu kaki meraka dan kebesaran kaki mereka. Terlalu banyak contoh2 di hadapan mata kita jika kita berhenti sejenak untuk beriman..

Kita hendaklah faham bahawa akan ada sahaja mereka yang menyeru kepada kebaikan dan yang akan mencegah yang lain daripada melakukan kejahatan dan ianya akan berlangsung sehinggalah kiamat tiba. Kita cermin diri kita dan tanya adakah kita sedia untuk keluar daripada bulatan bodoh ini atau kita RELA dengan keadaan kita sehingga malaikat maut mengambil kita?

Read On......

Saturday, June 14, 2008

A little Reminder

As the sun begins to rise,
Every men and women raise their heads,
Awaken from a quick taste of death,
That follows like the shadow that creeps,

You stretch your arms wide open,
While thinking about the dreams you just had,
Finding your way between reality and fake,
Until you regain full consciousness back,

Life is short for those who realizes it,
Seize every opportunity that Allah gives,
For another day of that we may not see,
For the undying love towards faith,

And the chance to plant, collect and give
Reminding one another about this world before time runs out,
The creatures that waits at the graveyard’s gate,
Waving at you everyday until you neglected,

For every fame and fortune you chase,
Try dumping in your grave when you’re dead,
That’s when you realize it wasn’t worth it,
To spend all those times waiting until 3 am,

What you do here will all be known,
You can never hide nor can you run,
You think you get off easy, yes but only for a while,
When this world’s over, that’s when you know.

Read On......

Thursday, June 12, 2008

Film Hollywood Menuai Kecaman Warga Muslim dan Kritikus Film di AS

Warga Muslim dan kritikus film di Amerika mengkritik film produksi Hollywood yang dibintangi Adam Sandler. Mereka menilai, film itu tidak fair dalam mengekspos konflik di Timur Tengah, memuji-muji Israel tapi melecehkan bangsa Arab dan Palestina.


Film itu mengisahkan tokoh yang diberi gelar Zohan, seorang tokoh bekas agen Mossad Israel. Tokoh ini diceritakan sudah bosan dengan pekerjaan menggorok tenggorokan para "teroris" dan ingin beralih profesi menjadi seorang penata rambut.

Untuk itu, komando tertinggi tempat Zohan bekerja yang terkenal bengis membuat rekayasa cerita palsu bahwa Zohan telah tewas, padahal Zohan pergi ke New York, menjadi imigran di kota itu dan membuka sebuah toko di kawasan yang didiami banyak warga Israel dan Palestina.

Adam Sandler seorang Yahudi Amerika yang memerankan tokoh Zohan mengatakan, film itu membuatnya terkenang akan masa kecilnya di mana ia sering mendengar kisah tentang tentara-tentara Israel yang kuat.

Warga Muslim AS yang menamakan diri mereka MuslimBridges dalam pernyataannya mengkritik film "You don't Mess with the Zohan" yang dirilis pekan kemarin. Mereka menyebut film itu tidak lebih sebagai film propaganda.

"MuslimBridges kecewa dengan upaya Adam Sandler yang mengagung-agungkan gambaran tentang "tentara Israel, " kata organisasi yang berbasis di California itu.

Sebagian besar artikel yang meresensi film itu juga melontarkan kritikan tajam, karena film itu telah mengacaukan fakta yang sebenarnya terjadi tentang konflik Palestina-Israel. Di film tersebut, bangsa Arab dan Palestina digambarkan sebagai bangsa teroris yang haus darah. Padahal kenyataannya, Israel-lah yang setiap hari membunuh warga Palestina.

"Dalam 'You don't Mess with the Zohan' dia (Sandler) menampilkan stereotipe yang berlebihan pada setiap orang, antara Middle East dan Midwest, " tulis Washington Post dalam resensinya.

Dituliskan pula, "Bagi Adam, di dunia ini orang-orang Arab adalah orang-orang yang kekanak-kanakan, menyukai kekerasan, bodoh. Sedangkan orang-orang Israel adalah orang-orang yang agresif, senang berbohong dan doyan seks"

Los Angeles Times menyebut film itu sebagai film yang satir "frustasi" dan "tidak imbang" dalam menggambarkan konflik Arab-Israel. "Sandler tidak bisa disebut sebagai mediator perdamaian dunia, jelas ini adalah film terbarunya yang tidak bisa dibilang bagus, " tulis Los Angeles Times.

" 'Mess' adalah kata yang berpengaruh dalam 'You don't Mess with the Zohan', film terbaru Adam Sandler. Film itu, esensinya adalah film yang menunjukan stereotipe etnis berdurasi 100 menit, " kritik Seattle Times. (ln/iol)

[sumber: eramuslim.com]

Read On......

Tuesday, June 10, 2008

When Bad Seen as Good

وَقَيَّضْنَا لَهُمْ قُرَنَاءَ فَزَيَّنُوا لَهُمْ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَحَقَّ عَلَيْهِمُ الْقَوْلُ فِي أُمَمٍ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِمْ مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا خَاسِرِينَ

And We have assigned them (devils from jinns and humans) intimate companions (in this world), who have made fair-seeming to them, what was before them (evil deeds which they were doing in the present worldly life and disbelief in the Reckoning and the Resurrection) and what was behind them (denial of the matters in the coming life of the Hereafter as regards punishment or reward). And the Word (i.e. the torment) is justified against them as it was justified against those who were among the previous generations of jinn and men that had passed away before them. Indeed they (all) were the losers.
[41: 25]


Without realizing, we sometimes spend most of our time hanging out with the wrong people which will eventually lead us to hellfire. There are two kinds of people in this world and they are those who follow the footsteps of Prophet Muhammad, peace be upon him and those who follow satan. Allah mentioned in the above verse that finding the right friends are important because friends will shape you, not only friend, but especially the right spouse *wink*. Try this one on for size, you, a non-smoker, have a “good” friend who smokes-a-lot. So, you would go around the city while he smokes, eat while he smokes or maybe sell cigarettes while he smokes. The exact smoke will get on your shirt and you will smell like a smoker even though you have never puffed any.

If you have procrastinators as friends, you will become like them, maybe not instantly but surely eventually. You will find that foot draggers can be seen everywhere especially teenagers and maybe youths. They tend to have this so called laid back cool attitude. You will realize that this bunch will have more or less the same outfit and hair styles. They are deeply influenced by the Western culture that they don’t realize they are being butchered alive by satan, both from jinns and humans. This friend will kept telling you how nice you look without your hijab, this friend will tell you that its pathetic not to have a boyfriend or a girlfriend, they will say that its not hip not to drink alcohol, its boring if you don’ t have causal sex or not “cool” to be a virgin and they’d say being a muslim is just too stringent. You can’t do this and you can’t do that, you can shake hands with a stranger, you can’t show your hair to a non-muhrim (those who you can marry) and you can’t marry a person who has the same reproductive organs.

The things mentioned above are the confirmed list of things you might have encountered. This is seen normal when we live in a society who doesn’t see islam as syumul (everything). The Qur’an is only used for decoration purposes only and good for household items. Prophet Muhammad is seen as someone who had lived in the past, nothing more nothing less. So far, satan has kept his promise to Allah and that he will continue to make each and everyone of us see bad things as good until Resurrection Day..

وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ الرَّحْمَـنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَاناً فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ - وَإِنَّهُمْ لَيَصُدُّونَهُمْ عَنِ السَّبِيلِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُم مُّهْتَدُونَ

And whosoever turns away blindly from the remembrance of the Most Gracious, We appoint for him a Shaytan to be a companion for him. And verily, they hinder them from the path, but they think that they are guided aright!)
[43: 36-37]

Read On......

Friday, June 6, 2008

Perhatian: Kita Sedang Diperhatikan!

Segala puji-pujian hanya kepada Allah yang berkuasa menanamkan rasa takut kepada musuh2 islam yang akan sentiasa mencari pelbagai cara untuk merosakkan umat Rasulullah. Selawat dan salam kesejahteraan kepada nabi kesayangan kita, Nabi Muhammad, keluarga serta sahabat2 baginda yang telah menyebarkan islam ke pelusuk dunia.


Cuba bayangkan apakah perasaan kita apabila berada di sebuah bilik yang gelap tanpa sesiapa disisi. Hanya kegelapan yang menjadi dinding, langit & lantai. Mungkin ada di antara kita yang akan mengatakan, "Aku tidak takut kepada kegelapan" atau "Aku berani berada di dalam kegelapan" dan sebagainya. Apa-apa pun jawapan yang diberikan. Setiap manusia, tanpa was-was, akan berada dalam keadaan demikian.

Allah berfirman "Tiap-tiap nyawa akan merasai mati" [Ali 'Imran: 185]. Bagi mereka yang tidak percaya kepada kehidupan akhirat. Mereka akan lupa kepada malaikat maut yang memerhatikan wajah anak adam sebanyak 70 kali dalam sehari. Seperti sabda nabi kita:

Diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas r.a, bahawa Rasulullah s.a.w bersabda yang maksudnya: "Bahawa malaikat maut memerhati wajah setiap manusia di muka bumi ini 70 kali dalam sehari. Ketika Izrail datang merenung wajah seseorang, didapati orang itu ada yang sedang gelak ketawa. Maka berkata Izrail: "Alangkah hairannya aku melihat orang ini, sedangkan aku diutus oleh Allah Taala untuk mencabut nyawanya, tetapi dia masih berseronok-seronok bergelak ketawa."

Kebanyakan daripada manusia kadang2 terlalu cinta kepada dunia sehinggakan mereka sanggup mengadai agama mereka demi untuk mendapat sedikit daripada habuan dunia. Mereka lebih suka mencari keredhaan manusia daripada mencari keredhaan yang hakiki. Mereka lebih berharap kepada manusia daripada berharap kepada yang telah menciptakan mereka.

Kita perlu ingat bahawa malaikat maut akan sentiasa memperhatikan wajah kita. Mungkin ada yang ketawa, menangis, marah, dan bermacam lagi air muka yang kita tidak ketahui semasa Malaikat Izrail. Bagi mereka yang sedar dan ingin bersiap sedia dengan kehidupan selepas dunia. Mereka sehendaknya bersikap hati2 dan takut apabila malaikat maut datang menjemput kerana kita mungkin merasa kita sudah “sedia” tapi apakah kita benar2 tahu?

Salah satu cara untuk membuatkan diri kita agar sentiasa ingat untuk tidak melibatkan diri kita dengan dosa ialah dengan cara melihat kegelapan itu sebagai dosa. Cuba bayangkan sekali lagi tentang perasaan kita apabila berada seorang diri di dalam bilik, ofis ataupun setor yang tidak pernah di huni oleh manusia pada waktu dekat maghrib. Kita akan berasa seram dan bulu roma kita akan meremang tanpa kita sedari. Kita merasa seakan-akan ada sesuatu yang memerhatikan kita dan merasakan seakan ada sesuatu mahkluk yang mengesel-geselkan badan mereka kepada kita.

Hanya Allah yang tahu keadaan dan rupa bentuk mahklukNya, dosa dan pahala. Tapi kita sebagai manusia yang diberikan akal untuk berfikir hendaklah sentiasa memikirkan ciptaan Allah yang Maha Agung. Sebagai tambahan, cuba bayangan lagi apa halnya jika setiap kali kita melakukan maksiat, hantu akan menjelma dihadapan kita dengan bentuk yang menakutkan dan membuatkan kita terpekik-pekik seperti orang gila.

Sebagai tambahan, Nabi Adam pernah berwasiat kepada kita semua:

1. Jika kamu hendak berbuat sesuatu, tetapi hati kamu gelisah kerananya, maka janganlah kamu perbuat. Kerana aku sewaktu akan memakan buah kayu, hatiku telah bergoncang dan gelisah.

2. Jika kamu hendak mengerjakan suatu, lihatlah kesudahannya kerana kalau aku lihat atau fikirkan tentang kesudahan dan akibat makan buah tersebut, tentu tidak akan aku makan.

3. Jika kamu hendak melakukan sesuatu perkara, maka berundinglah dengan orang2 yang tertentu. Kerana kalau aku dahulunya berunding dengan malaikat, tentu diberitahu kepada aku supaya aku jangan makan buah yang terlarang itu.

Jadi, jika kita mampu membayangkan bahawa maksiat kecil atau besar yang kita lakukan itu sebagai kegelapan yang total, insya Allah, kita boleh menjaga diri kita daripada gugur ke lembah yang hina, na'udzubillah.

Dosa datang seperti gelapnya malam

Akan hilang apabila nama Tuhan dikenang,

Kita minta hanya kepada Tuhan,

Semoga dijauhkan malapetaka malam.

Wallahu'alam.

Read On......

Thursday, May 29, 2008

Tuesday, May 27, 2008

QURAN THE ULTIMATE MIRACLE: IT IS INIMITABLE

Why did I decide to relearn to read the Quran in Arabic?

This is the short story of P.A.Mohamed Ameen. As a young boy of eight
or nine I went to a Madrasa in my native village (Ilayangudi, India)
to learn to read the Holy Quran and completed the entire Quran
probably when I was 14 years or so.

Then came the college days when my Islamic faith in monotheism still
remained rather unshakable but drastic change occurred in my view
about blindly reciting the Quran in Arabic again and again without
ever understanding the meaning of even the basic words.

Hence I gave up reciting the Quran in Arabic but concentrated in
reading the translations and interpretations in my mother tongue and
English until the age of thirty five or so.
As years rolled, I managed to recognise the Arabic script but could
not read the Quran fluently.

My folly and naivety was exposed only after my reading the FOLLOWING
QUOTATION about the unfathomable beauty of the Quran in Arabic. The
amazing thing was that author was a non-Muslim Professor of Arabic
language in an American University (John Alden Williams).

How immatured and stupid I had been at the age of thirty five?

Then at the age of 35 or so I sought the help of a Malaysian Ustaz in
Brunei to teach me to relearn to recite the Quran. Alhamdulillah
nowadays I read fairly regularly but still struggling a lot with
Tajwid and the pronunciation of a few glottal sounds such as ain,
ghain, ha, sad, zad etc.

I give below the Quotation for the benefit of the naïve; scatter
brained and spurious English educated youths, professionals and
intellectuals who are still living under the false illusion as I was
once due to my Jahiliah.

THE VERY QUOTATION THAT BROUGHT IN ME THE TRANSFORMATION

“The Quran was revealed in Arabic. It is a matter of faith in Islam
that it is of divine origin, it is inimitable and hence to translate
is always to betray. Muslims have always deprecated and at times
prohibited any attempt to render it in another language.

Anyone who has read it in the original is forced to admit that this
caution seems justified. No translation however faithful to the
meaning has ever been fully successful.

Arabic when expertly used is a remarkably tense, rich and forceful
language.
And the Arabic of the Quran is by turns, striking, soaring, vivid,
terrible, tender and breathtaking.

As Prof Gibb has put it “No man in 1500 years has ever played on that
deep toned instrument (Arabic Language) with such power, such boldness
and such range of emotional effect.”

It is meaningless to apply adjectives such as “beautiful” or
“persuasive” to the Quran, its flashing images and inexorable measure
go directly to the brain and intoxicate it. It is not surprising then,
that a skilled recitor of the Quran can reduce an Arabic speaking
audience to helpless tears.

QUOTATION TAKEN FROM THE BOOK:
TITLE: Islam
AUTHOR: John Alden Williams ( a non-Muslim University Professor on
Arabic Language)
PUBLISHER: Prentice Hall International, London.

The following Quotation taken from the foreword of Muhammad Marmaduke
Pickthall’s Glorious Quran reinforces the above views of Prof. Alden
equally effectively and forcefully.

“The Quran can not be translated. That is the belief of old- fashioned
sheykhs and the view of the present writer. The Book is here rendered
almost literally and every effort has been made to choose befitting
language.

But the result is not the Glorious Quran, that inimitable symphony,
the very sounds of which move men to tears and ecstasy.

It is only an attempt to present the meaning of the Quran: and
peradventure something of the charm: in English.

It can never take the place of the Quran in Arabic nor is it meant to
do so.

So, may I humbly appeal to Brunei Muslims who are still ignorant, who
still do not know to read the Quran, to please start learning to read
the Quran. There are many opportunities to learn to read and
understand the Quran in Brunei. There are a few countries in the world
like Brunei where a Muslim can get the chance to learn to read the
Quran without spending a cent. Walalhi, those, who do not use this
golden opportunity to learn to read the Quran are definitely losers as
Allah swt says forcefully in the Quran, quote,

"By the declining day, Lo! Man is in a state of Loss except those
who believe, and do good works, and exhort one another to truth and
exhort one another to endurance"

SURAH 103( AL ASR)

Please make a start. May Allah swt Show Guidance and Hidaya to those
who doubt.

Writer
pam.ameen.

Read On......

Monday, May 26, 2008

DEWA 19 Agen yahudi?

Assalamualaikum w.b.t.

Dewa 19Kumpulan Dewa 19 adalah menjadi pujaan muda-mudi di Malaysia dan tidak ketinggalan juga dengan kanak-kanak kita turut terpengaruh dengan lirik-lirik dan lagu-lagunya.

Konsert Dewa 19 juga sedang diadakan diseluruh semenanjung Malaysia.

ADA APA DENGAN DEWA 19 DAN YAHUDI ?? Mengapa dalam album – album grup musik Dewa 19 banyak simbol aneh?? Apakah benar Ahmad Dhani keturunan Yahudi??, Apa yang sebenarnya terkandung dalam lirik2 lagu Dewa 19??

Sebenarnya saya (penulis) tidak terlalu ambil pusing dengan pertanyaan2 diatas, tetapi setelah mencermati buku berjudul “Fakta & Data Yahudi di Indonesia” karangan Ridwan Saidi & Rizki Ridyasmara (Februari 2006) dan buku “Talmud, Kitab Hitam Yahudi Yang menggemparkan” karangan M.A Syarkawi (cetakan edisi Indonesia, 2005). Saya merasa mempunyai beban moral untuk menyebarluaskan informasi ini kepada public, karena melihat sepertinya hanya kalangan tertentu di Indonesia yang paham tentang bahaya Yahudi. Dengan tulisan ini , saya berharap lebih banyak pihak yang concern.

Sebelum membahas tentang group musik Dewa, saya akan memberikan kutipan yang saya ambil dari buku (Talmud,……) diatas:

1. Bangsa Lain Selain Yahudi adalah Bagaikan Binatang

· Dalam Kitab Talmud Yerusalem halaman 94 disebutkan:”Air mani yang darinya tercipta bangsa-bangsa lain yang berada diluar agama yahudi adalah air mani kuda”

· Dalam Midrash Talpioth (Vol 225d) dijelaskan bahwa kaum non Yahudi adalah hanya berbeda bentuk dengan binatang.

· Kitab Zohar (I,131a) …sejak adanya mereka, maka dari itu, semua manusia non Yahudi mengotori alam, karena roh mereka lahir dari bagian yang najis.

· Sanhendrin (74b) Tosepoth berbunyi: Hubungan seksual orang Goim (orang non Yahudi) adalah seperti hubungan seksual binatang.

· Talmud, Kitab 6 Bab 8 butir ke 9: Sesungguhnya Talmud mewajibkan atas setiap orang yahudi untuk melaknat orang Kristen tiga kali dalam sehari, dan berdoa agar membasmi dan menghancurkan raja-raja serta para pemimpin mereka. Juga diwajibkan kepada orang Yahudi untuk merampas harta mereka dengan cara apapun.

2) Bangsa Yahudi mempunyai rencana besar untuk menguasai seluruh umat manusia dimuka bumi, kemudian membuat mereka bertindak secara sadar atau tidak sadar menjadi pelayan Yahudi yang derajatnya dianggap sama dengan binatang.

3) Banyak strategi yang dilancarkan oleh kaum Yahudi yang berkedok Kemanusiaan, Dialog Lintas Agama, Hak Asasi Manusia, Bea Siswa, Penyebar luasan simbol Yahudi dll, yang semuanya merupakan tak-tik belaka untuk meraih tujuan akhir mereka.

Strategi penyebarluasan simbol Yahudi di masyarakat kita ternyata sudah dalam tahap yang memprihatinkan. Simbol Yahudi tanpa sadar telah di gunakan pada aksesories, kaos, cover kaset dll. Kita sudah mengetahui bahwa sebuah simbol / gambar bisa berarti lebih dari seribu kata kata.

Ternyata, salah satu grup musik papan atas di Indonesia yaitu DEWA telah secara konsisten menyebarkan simbol Yahudi dari mulai album pertama mereka DEWA 19 (1992), TERBAIK–TERBAIK (1995), THE BEST OF DEWA 19 (1999), BINTANG LIMA (2000), CINTAILAH CINTA (2002), ATAS NAMA CINTA I & II ( 2004), dan LASKAR CINTA (2004)

Simbol Yahudi dengan cerdik diletakkan dengan berbagai cara dan hanya bisa dilihat dengan cara cara tertentu. Ada yang dibuat terbalik, disamarkan, diputar dan hanya bisa dibaca didepan cermin Sebelum membahas lebih jauh tentang simbol, kita perlu ketahui siapa sebenarnya Ahmad Dhani Manaf, sang komadan grup musik ini. Dalam Album Laskar Cinta, Dhani menulis sebagai berikut :

DHANI THANKS TO : ….., JAN PIETER FREDERICH KOHLER ( THANKS FOR THE GEN ) …, Siapakah JAN PIETER FREDERICH KOHLER?? Merunut silsilah keluarga, pemilik nama tersebut ternyata ayah dari ibu kandung Ahmad Dhani, alias kakeknya. Ibunya sendiri bernama Joyce Theresia Pamela Kohler. Jan Pieter Frederich Kohler adalah orang Yahudi Jerman.

Secara jujur Dhani berterima kasih atas gen Yahudi yang ia terima dari sang kakek. (THANKS FOR THE GEN). Bisa jadi karena kebanggaannya mewarisi gen dari opa-nya.

A. SIMBOL-SIMBOL YAHUDI YANG BANYAK TERDAPAT PADA ALBUM DEWA:

1) Dhani sering tampil dipanggung dengan memakai kalung Bintang David (simbol Zionis-Israel).

2) Pada cover album pertama DEWA 19, terdapat gambar Piramida Tak Sempurna (Unfinished Pyramid). Piramida tersebut terpancung dibagian ujungnya. Lambang tersebut sudah dikenal luas sebagai salah satu lambang Yahudi (lambang gerakan Masonis – salah satu organisasi Yahudi, dan juga lambang tsb pada uang 1 dollar Amerika). Dan untuk diingat, dalam mitologi Judaisme angka “19″ dikenal sebagai “Dark Star” (Bintang Kegelapan).

Jika dicermati dengan seksama, cobalah untuk memperbesar gambar puncak pyramid yang ditutupi kabut (misalnya dengan program Windows Picture & Fax Viewer, puncak piramid itu di zoom-in (+) beberapa kali), maka terlihat dipuncak piramid itu-walau agak samar, ada sesuatu yang tidak lancip, malah berwarna gelap yang cenderung berbentuk bulat yang bisa jadi merupakan bola, lingkaran, atau juga bisa sebuah mata.

3) Dalam album “TERBAIK TERBAIK”, Pertama, secara jelas dimuat simbol Dewa Ra (Dewa matahari dalam mitologi Mesir Kuno). Dalam agama Yahudi (Judaisme) Dewa Ra diklaim sebagi salah satu Tuhan mereka. Pada Sinagog (rumah ibadah Yahudi) lambang ini lazim di pajang.

Kedua, terdapat pula lembaran satu Protocol Of Zions (Ayat-ayat Iblis) dalam bahasa Ibrani. Untuk menyamarkan, Protocol of Zions dalam cover album ini diletakkan secara terbalik horizontal. Yang sisi kiri dipindah kekanan dan sebaliknya. Untuk membacanya hadapkan dulu ke depan cermin.

Ketiga, terdapat foto empat personil Dewa tengah berdiri dibawah gambar lingkaran dengan satu titik di tengahnya (Circle with a dot), gambar ini dikenal sebagai symboll occultism/organ perempuan yang merupakan gerakan pemuja setan dan dianggap juga sebagai penjelmaan simbol mata setan(The Evil Eye),. Berikut ini cuplikan dari Bulletin Masonis (organisasi Yahudi):

Since the Satanist worships the Sex Act, he must have a symbol of the female organ, to go along with male organ- the Obelisk. And , indeed, Satanist do have a symbol of the female organ – the Circle. And, when a point is added to the middle of the circle, you have the complete sex act, the male being the point and the female being the circle (Point With A Circle” Masonic Short Talk Bulletin, August, 1931, Vol.9,No.8, Reprinted July,1990, p.4)

Bagi anda pengguna Macromedia Fontographer 4.11/9/99. Anda bisa lihat Occult Symbol yang berpola huruf Ibrani, terdapat “circle with a dot” 4) Dalam cover Album THE BEST OF DEWA 19 (1999), Pertama, Secara kasat mata ada dua lambang yang dimuat: adalah tulisan tangan italic yang ditumpuk jadi satu sehingga membentuk garis lurus. Satu garis horizontal, satunya lagi vertical, dan saling bersilangan seperti salib miring. Cover berbentuk horizontal ini baru memiliki arti jika diberdirikan atau diputar 90 derajat kearah kiri (lihat tanda panah biru di sudut kanan bawah cover tsb, itu bukan sekedar gambar panah tapi suatu instruksi) agar `pesan’nya sampai. Dikepala salib terdapat gambar personil Dewa yang jika dicermati membentuk sebuah bulatan. Ini sama dengan symbol okultisme yang terdapat dalam lambang Dewa Horus.

Kedua, Juga dicover depan. Di sudut kiri bawah ada gambar kepala seorang gadis dengan rambut panjang terurai, dikepala si gadis seolah ada pusaran air. Jika diperbesar maka akan terlihat bahwa “pusaran air” dan rambut si gadis itu sesungguhnya adalah mata dari Dewa Horus. Ketiga, dipermukaan cakram digital (CD) juga berisi symbol okultisme Dewa Horus (juga ada tanda panahnya)

Keempat, dicover yang berisi lirik lagupun, jika di rotasi 90 derajat akan terlihat simbol yang sama. Garis putih yang ada diatasnya hanya sebagai `pengelabuan’, namun intinya adalah garis saling menyilang seperti salib dengan lingkaran di bagian atasnya

5) Dalam cover Album BINTANG LIMA (2000), Gambar sayap dengan hati di tengah dimuat utuh dengan latar belakang empat personil Dewa. Simbol ini lajim dipakai sebagai salah satu simbol gerakan perkumpulan Teosofie Yahudi. Ritual pengikut Teosofi biasanya mengadakan upacara pemanggilan arwah atau jin.

6) Dalam cover Album CINTAILAH CINTA (2002), Pertama, Cover depan album ini memuat secara menyolok simbol Eye of Horus. Horus adalah Dewa Burung dalam Mitologi Mesir Kuno yang diklaim sebagai salah satu dewa mereka.

Kedua, Dicover dalam juga ada simbol yang sekilas mirip mata, yang merupakan contekan habis salah satu simbol yang terdapat dalam buku The secrect Language of Symbol yang disarikan dari kitab Yahudi, Taurat. Simbol ini biasa disebut Femina Geni Vegia atau kelamin perempuan.

Ketiga, Dibagian lain juga ada gambar mata setan.

Keempat, Dipiringan disc-nya jika dicermati bergambar kepala burung dengan simbol mata Horus. Yang merupakan salah satu simbol dari gerakan freemasonry.

7) Dalam cover Album CINTAILAH CINTA I & II (2004), Lambang sayap yang merupakan lambang resmi Dewa dimuat dalam album live ini dengan latar belakang hitam kelam. Seperti hal nya Album Bintang Lima (2000), album ini juga mengunakan sayap simbol Teosofi dengan makna yang sama. 8) Album : LASKAR CINTA (2004), Inilah album ke tujuh Dewa yang akhirnya menjadi “batu sandungan” dan membuka selubung semua album-album dewa sebelumnya yang sarat dengan kampanye symbol dan lambang Yahudi Tipologi huruf “Laskar Cinta” yang dibalik, ternyata diambil dari huruf Ibrani (huruf yang digunakan dalam Kitab Yahudi) Gambar siluet wajah Ahmad Dhani pakai peci dengan tulisan berpola Arabic bertuliskan “Ahmad”. Benarkah bertuliskan Ahmad??, mengapa huruf alif-nya ada cabang? Padahal alif itu lurus tidak bercabang. Jelas bukan suatu kekhilafan. Jika gambar itu dibalik 180 derajat, tulisan Arabic yang semula seakan berbunyi “Ahmad” menjadi huruf Arabic yang terdiri dari konsonan semua dengan huruf : YHWH, alias “YaHWeh, alias Tuhan Tertinggi Yahudi. Believe it or Not??

B. LIRIK LAGU DEWA YANG BERMASALAH:

Lirik kagu “Sweetest Place”adalah sebuah lirik penantian akan ratu adil, penantian akan datangnya sesuatu, yang bisa membuat kehidupan menjadi menyenangkan. Dan yang dinanti adalah: MATA (I’am welcoming an eye/ Into the darkest one / It tells me not to worry…) Ratu adil itu adalah MATA.

Menurut teologi Yahudi (Kabbala), The eye atau Mata merupakan mata Lucifer, Sang Pangeran Penguasa Kegealapan sekaligus Sang Penguasa alam raya.

· Kebencian Yahudi terhadap semua bangsa selainnya membuat mereka menganggap bangsa bangsa lain itu tidak pantas menyandang gelar “manusia”.

· Prioritas utama kebencian orang Yahudi adalah orang Kristen karenanya adanya dendam kesumat antara keduanya yang bersumber dari dasar-dasar kedua agama tersebut. Namun jika mereka kesulitan mendapatkan darah orang Kristen (untuk ritual mereka), maka darah orang Islam pun bisa dijadikan gantinya.

· Orang Yahudi biasa mengajari anak mereka sedari kecil untuk mengucapkan cacian jika melewati gereja, Yaitu: “sakis nadanisid bayadan nadi binikhi sharabrim ila yim” artinya: “jadilah ini daerah haram tempat kotor untuk dua kotoran, dan tempat keji bagi orang–orang keji dan najis”.

PENUTUP:

Tulisan diatas bukan dibuat atas dasar kebencian atau kedengkian atau bermaksud mengadu domba. Melainkan atas dasar fakta.
[petikan dari: http://ibnuabbas.wordpress.com]

Read On......